Rabu, 10 Desember 2014

Absen


Aku BENCI “ABSEN”. Padahal aku sudah menambahkan daftar motto di hidupku “hidup ini terlalu sia-sia untuk membenci seseorang”
Dan sesungguhnya aku tak bisa menyembunyikan rasa kebencian ini kepada dunia. Aku terlalu polos untuk berbohong jika detik ini aku benar-benar ingin membencinya.
Aku bosan dengan kata absen. Kenapa Engkau kembali mempertemukan kami dalam masalah yang sangat tidak elit seperti ini Tuhan? Aku bosan dengan dia.
Kalau aku boleh memilih satu orang yang pantas aku benci, aku ingin move on dari dia. Aku sudah muak dengan dia. Muak. Muak. Muak.
Sungguh. Rasa kebencian ini semakin memuncak semenjak kurang lebih 21 jam yang lalu.


Apakah kurang tragis konflikku tahun lalu dengan dia? Dan bagaiman dengan tahun lalu sebelumnya lagi? Ah.
Tepat 21 jam yang lalu :
detik
Ini
Putuskan
Bahwa
Aku
Benar
Benar
Ingin
Membencimu
Dan
Kadar
Kebencian
Ini
Teramat
sangat
Memuncak
Saat
21
Jam
Yang
Lalu

Musuh


Ternyata aku punya musuh
Dia sangat dekat denganku
Sangat dan teramat sangat

Awalnya aku merasa bahwa dia bukan sainganku. Tapi perlahan aku menyadari akan kelebihannya. Aku sempat takut jika dia berhasil menggeser posisiku. Pernah juga aku berfikir dialah musuh bebuyutanku sekarang!
Kita hampir mirip. Dari segi sifat, sikap, keberanian, dan tekat yang kuat.
Banyak yang bilang “musuhmu adalah orang terdekatmu” dan aku percaya akan hal itu. Sangat percaya. Kini aku menamainya “MUSUH”
Suatu ketika posisi yang dari awal aku idamkan diumumkan. Aku sempat gemeteran. Sipakah yangkira-kira berhasil menduduki posisi itu? Ternyata hasilnya seri. Aku dan musuh mendapatkan score sementara yang identik. Alhasil, kita harus berjuang lagi pada ronde berikutnya.
Dan kini kita sama-sama berjuang. Kita lihat kedepan, siapakh yang berhasil menyandang posisi tersebut. Aku atau musuhku. I’ll fight hard !!!!

Nyata Tapi Semu


Semua yang ada di dunia ini memang nyata adanya. Bisa dipandang dengan mata telanjang sekalipun. Diraba dengan penuh rasa juga bisa. Tapi hanya satu yang tidak bisa, yaitu dirasakan. Memang mudah merasakan apa yang seharusnya dirasakan. Tapi sangat sulit untuk menggenggamnya. Seperti ada duri tajam yang sekali saja kita pegang, akan menjadi luka yang begitu mendalam dan membekas.
Aku punya teman. Juga punya yang lebih dari teman. Tapi semua itu seperti angin yang tak bisa kupeluk walau hanya sekali seumur hidup. Mereka memang terlihat nyata adanya. Namun mereka itu semu. Tak ada yang benar-benar nyata teman dan lebih dari teman. Mungkin bukan tak ada, tapi belum ada. Mungkin..
Entahlah. Aku bisa merasakan kehadiran mereka didekatku. Namun aku tak bisa merasakan stimulus yang tulus dalam diri mereka. Semua masih seperti angin. Yang lalu lalang kesana kemari. Terkadang mendekat terkadang menjauh.
Tapi aku lebih merasakan kejauhan di antara mereka. Karena mereka semu, menurutku. Tak tau apakah kalian yang membaca tulisan ini merasakan hal sama seperti yang aku rasakan saat ini atau tidak.
Aku di sini dan mereka di sana. Terkadang dari kejauhan itulah aku merasa dekat. Dan anehnya, saat aku dan mereka sangat berdekatan, namun hati kami tak menyatu. Apakah akan terasa lebih baik jika kami terus-menerus berada di simpang kejauhan agar kami bisa sama-sama merasakan arti kedekatan yang sesungguhnya?


Akhir-akhir ini aku sering merasa bahwa aku hidup di atas tanah air tercinta ini tanpa sebatang hidung orangpun. Aku sendiri. Entahlah, itu yang kurasakan. Apa mungkin aku gila? Jelas-jelas banyak orang yang membuatku tertawa, tapi lebih banyak yang membuat aku sedih sebenarnya. Tapi aku sudah terbiasa akan hal itu. Sehingga tak menjadi masalah besar dalam hidupku saat ini. Biarkan masalah itu mengahantuiku terus. Aku tak takut, karena aku sudah bisa ketakutan.
Aku tertawa, mereka juga ikut tertawa. Tapi apakah jika aku menangis, mereka juga ikut menangis?

Aku punya teman, tapi aku sangat tertutup dengan mereka. Entah hal apa yang membuatku lebih memilih jalan tutup mulut. Au sendiri juga tak tau. Yang jelas, akan lebih baik jika begini, sebab ada hal yang seharusnya didiamkan dan tak ada seorangpun yang tau demi kebaikan. Karena tidak semua hal yang diketahui banyak orang, malah akan membuat semuanya terasa lebih baik, bahkan sebaliknya.
Aku juga punya yang lebih dari sekadar teman. Tapi sekarang, dia perlahan menjadi sosok yang dibawah standar title teman. Entah apa sebutan bagi sosok yang seperti itu. Yang jelas, yang lebih dari sekadar teman itu, sekarang lebih mirip abu. Yang tertiup angin, lalu menghilang entah kemana. Bahkan mungkin tak akan pernah bisa kembali.
Dari situlah aku menyimpulkan bahwa mereka itu nyata tapi semu. Aku tak bisa bebas sebebas-bebasnya orang bebas beradu pendapat, bertukar cerita, berkeluh kesah, dan hal lain yang biasa dilakukan oleh sejoli yang satu tujuan.
Aku juga belum menemukan jawaban apakah aku yang terlalu menutup diri, atau mereka yang sebenarnya tidak peka bahwa aku sangat amat membutuhkan mereka walau hanya berbagi secuil cerita cinta, duka, dan lara.

Mungkin lebih baik seperti ini. Sama-sama diam tanpa kata. Sama-sama merasa bahwa memang tak ada hal; yang seharusnya tidak kami ketahui satu sama lain. Anggap saja, inilah keputusan ternyaman yang kami pilih demi kebaikan bersama.
Inilah kenyataan terkejam yang pernah kualami. Kami sama-sama memandang tapi tak bisa mencuri pandang. Sama-sama dekat tapi tak bisa lekat. Kami di dunia, terlihat nyata, tapi semu seperti sesuatu tak berwujud.

Semu Tapi Nyata


Ria. Temanku yang polos. Berasal dari desa sebelah timur. Kalau ngomong sering disertai hujan grimis dari bibir seksinya. Lucu dan kocak. Tingkahnya masih seperti anak kecil. Kalau bertanya tanpa berfikir panjang dulu. Langsung asal ceplos seperti orang tak punya dosa.
“Nis, btw kamu kok sering sama ayahmu ketimbang sama ibukmu?” seperti tak punya sungkan, Ria, teman baruku sekampus melemparkan secuil pertanyaan namun berpengaruh besar terhadap perasaan hatiku.
Aku hanya tersenyum kecil tanpa kata.
“trus waktu kamu lihat karnaval kemarin, kok sama ayahmu? Batinku, kenapa gak sama ibumu? Kok lebih dekat sama ayahmu ya? Aku bingung” dilanjutkannya kembali dengan segundang pertanyaan yang hampir saja membuat mataku berlinangan air mata.
Aku teramat sangat menahan rasa sakit itu. Kembali lagi, aku diingatkan oleh peristiwa yang menyayat. Tapi aku tetap berusaha tersenyum. Seakan tidak ada apa-apa dan sedang tidak risau karena apa-apa. Kuhadapi pertanyaan kejam itu. Agar dia tak lagi bertanya akan hal itu.
“aku sudah gak punya ibu. Ibuku sudah nggak ada” jawabku dengan nada rendah.
“ah masak? Aku gak percaya. Kamu pasti bercanda”
“lha ngapain aku bercanda, toh juga gak ada gunanya aku bohong. Kalau tidak percaya, tanyakan saja pada Nia, sahabatku”
Bergegas, Ria berlari kecil mengahmpiri Nia dan menyakan akan ketidakpercayaannya itu.
“nia, emang benar ta Nisa udah gak punya ibu?” tanya Ria kepo.
“heh! Ngawur kamu. Jangan gitu, nanti dia ingat ibunya lagi. Kamu itu!” jawab nia sambil menengok kearahku dengan nada agak tinggi dan sedikit memarahi ria lewat mimik wajahnya.
“halah, kamu juga bohong yaa.. Aku gak percaya. Pasti kalian berdua sekongkol bohongin aku” bantah ria dengan cengengesan.
“astagfirullahaladzim.. ya allah.. kuatkan aku. Bantu aku menahan air mata ini ya allah.. astagfirullah.. sabar nisa sabar.. kuat...”keluhku dalam hati.
“ria tidak salah. Memang dia kan belum tahu kalo ibumu sudah meninggal, lagipula apasalahnya dia sedikit tau tentang keadaan keluargamu yang sebenarnya. Kuat nisa, sabar... hadapilah pertanyaannya dengan hati lapang nan senyum hangat”
“riaaa. Bodoh sekali kamu. Bodoh bodoh bodoh. Apa wajahku benar-benar seperti pembohong sehingga kau tak percaya apa yang aku katakan. Padahal sudah kuperjelas, bahwa ibuku sudah tiada. Tapi kenapa kamu masih saja seperti orang bodoh yang terus saja tak percaya akan semua uraianku? Kenapa ria kenapaaa.....”
“lagipula apa juga manfaatnya aku berkata bohong jika ibuku sudah tiada. Kamu gila ya ria? Kamu gila? Haaaa. Seharusnya kamu itu mikir. Mana ada anak yang berpura-pura menganggap ibunya sudah tiada padahal beliau masih hidup? Haa kamu pikir dong! Hanya orang tak berakal dan pasrah untuk jadi anak durhaka yang tak mau mengakui keberadaan orang tuanya. Astagfirullah.. jauhkanlah aku dari insan yang seperti itu ya allah...”
Usai hati berkonflik, aku kembali tegap lagi dengan senyuman. Aku tak ingin orang disekitarku tau bahwa aku hancur saat pertanyaan tadi keluar dari bibir ria yang padahal itu sangat memukulku. Biarlah aku dan Allah yang tau akan hati kecilku berkata. Maafkan aku teman aku telah bermuka dua dihadapan kalian. Aku hanya tak ingin kalian iba denganku. Aku tak ingin melihat kalian sedih akan kenyataan hidup yang sempat pahit itu. Biarlah aku sendiri yang mengenyamnya dalam hati dan menyimpan rapat  dalam sanubari.


Namanya juga remaja. Ada duka dibalik cinta. Lebih tepatnya remaja yang mengenal cinta, hidupnya tak akan jauh dari istilah yang bernama GALAU.
Nia, sahabatku, teman sekampusku, teman sebangku. Ceritanya dia sedang galau, keingat sama lelaki yang dulu waktu SMA pernah mewarnai hidupnya.
Suatu ketika saat dia sedang dilanda galau, dicurhat dengan si A. Si A bilang “udahlah stop aja. Gakusah lagi kamu ingat-ingat dia. Dia itu kan udah punya pacar. Lagipula, dia itu udah serius dengan pacarnya. Aku tau semua. Udah, yang penting kamu stop” begitulah nasehat dari si A untuk Nia.
Nia sempat syok dengan kalimat itu. Sempat nangis juga. Lalu si A bilang gini “ udahlah, kamu itu lelaki kayak gitu stop aja. Nisa aja yang kehilangan ibunya bisa tegar, masak kamu tidak bisa”
Deg! Hatiku bergetar.
Baru saja kemarin nia bercerita tentang ini. Dan sepotong kalimat terkahir ucapan dari si A sanggup membuatku menganga.
Dan pada intinya, teman baruku, teman sekampus menilai bahwa aku adalah wanita yang tegar. Memang aku selalu berusaha menampakkan kepalsuanku agar aku bisa menutupi semua luka sempat terselip dalah lika-liku kehidupanku. Aku juga sempat bangga, karena aku telah berhasil memanipulasi mereka.
Mereka tak tau bahwa sebenarnya tiap malam aku selalu teringat ibuku. Aku menangis. Hanya bantal dan guling yang selalu ada untukku. Tak ada sandaran yang nyaman memang. Namun aku selalu menemukan kekuatan dibalik doa yang selalu kupersembahkan untuk ibuku tercinta dari situlah aku bisa kokh kelmbali. Tegar. Kuat. Sehingga mereka selalu mengira bahwa hidup sangat jauh dari luka. Padahal......
Rasanya seperti masih MIMPI. Tapi ini nyata.
SEMU tapi ini NYATA.
Ibu terlihat semu karena sekarang tak serumah lagi dengan aku, ayah, dan adik. Rumah ibu semu. Bisa diungakpakan dengan kata-kata tapi tak bisa untuk disentuh.
Sejauh apapun aku melangkah..
Kau kan slalu dihatiku..
Semua apapun yang terbaik..
Kupersembahkan hanya untukmu..
Ibu..
Terkadang, ibu tercium wangi didekatku. Sangat wangi bahkan. Mungkin ibu rindu denganku dan juga ayah, sama adik. Karena itulah itu membesuk kami dirumah. Tapi kenapa hanya bau wangimu saja yang tercium, Bu? Mana penampakanmu yang asli? Mana, Bu..
Kenapa ibu sekarang menjadi bayangan semu?
Bu, ini nyata ya?
Bu, ini seperti masih mimpi.
Bu, aku rindu ibu.
Dan rindu ini nyata bu, bukan semu.







_Aku mencinta ibu_

Selasa, 09 Desember 2014

KUIS BAB 7


A.      RESUME

Keputusan investasi berkaitan dengan bagaimana memilih investasi yang menguntungkan, sedangkan keputusan pendanaan berkaitan dengan bagaimana menggunakan sumber dana yang berbeda-beda.

            A.PENGGUNAAN BIAYA MODAL RATA-RATA TERTIMBANG
            Untuk menggunakan metode ini, perlu ditaksir terlebih dahulu biaya modal dari masing-masing sumber dana.
1.      Biaya modal sendiri
2.      Biaya hutang
3.      Biaya saham preferen
4.      Penghitungan biaya modal rata-rata terhitung

B.PENAKSIRAN ARUS KAS OPERASI DAN BIAYA MODAL RATA-RATA TERTIMBANG
Rumus arus kas = laba setelah pajak(laba bersih) + penyusutan(depresiasi)

C.PENGGUNAAN ADJUSTED NET PRESENT VALUE
Metode ini memulai analis dengan menaksir base case NPV dari proyek. Base case NPV adalah NPV pada saat diasumsikan proyek dibiayai dengan 100% modal sendiri. APV merupakan penjumlahan anatar base case NPV dengan dampak keputusan pendanaan.


B. LATIHAN SOAL
1)      Menurut saya, menguntungkan tidaknya suatu investasi dipengaruhi  oleh sumber dananya.
Karena, sumber dana adalah hal terpenting dalam menciptakan sebuah bisnis demi mendapatkan keuntungan yang maksimal. Apalagi jika dana tersebut berasal dari modal sendiri. Tentunya, akan sangat berpengaruh terhadap kepuasan si pemilik modal.
2)      Macam-macam sumber dana perusahaan:
Jika ditinjau dari asalnya, sumber dana perusahaan dapat dibagi menjadi 2 golongan besar, yaitu :
·         Berasal dari dalam perusahaan. Pembelanjaan dengan sumber dana dari dalam perusahaan ini disebut pembelanjaan intern, yang meliputi: Penggunaan laba perusahaan, Penggunaan cadangan, Penggunaan laba yang tidak dibagi/ditahan
·         Berasal dari luar perusahaan. Pembelanjaan dengan sumber dana dari luar perusahaan ini disebut pembelanjaan ekstern, yang meliputi : Dana dari pemilik/peserta. Dana ini biasanya diwujudkan dalam bentuk saham,dan pembelanjaannya disebut pembelanjaan sendiri. Dana dari utang/pinjaman yang dapat berupa utang jangka pendek dan utang jangka panjang. Pembelanjaan ini disebutpembelanjaan asing.
3)      Perbedaan perusahaan laba dan nonlaba :
Perusahaan laba
Perusahaan nonlaba
Kepemilikan perusahaan jelas
Kepemilikan perusahaan tidak jelas
Sumber pendanaan jelas yakni dari keuntungannya
Sumber pendanaan tidak jelas. Maksutnya modalnya, berasal dari para penyumbang yang   tidak mengharapakan pembayaran kembali atas manfaat ekonomi yang sebanding dengan jumlah sumber daya yang diberikan.
Penyebaran tanggung jawab jelas
Penyebaran tanggung jawab tidak jelas
Perusahaan laba, pajaknya sangat jelas. Karena mereka mencari keuntungan. Otomatis, mereka harus membayar pajak sesuai UU Perpajakan.
Perusahaan nonlaba adalah subjek pajak. Artinya, seluruh kewajiban subyek pajak harus   dilakukan tanpa terkecuali. Akan tetapi, tidak semua penghasilan yang diperoleh yayasan merupakan obyek pajak.
4)      Jelaskan
a.      Biaya modal : biaya yang harus dikeluarkan atau dibayar oleh perusahaan untuk mendapatkan modal yang diguna-kan untuk investasi perusahaan.
b.      Faktor-faktor yang mempengaruhi biaya modal :
·         Faktor yang Tidak Dapat Dikendalikan Perusahaan.
Tingkat Suku Bunga.
Jika suku bunga dalam perkonomian meningkat, maka biaya utang juga akan meningkat karena perusahaan harus membayar pemegang obligasi dengan suku bunga yang lebih tinggi untuk memperoleh modal utang.
Tarif Pajak.
Tarif Pajak digunakan dalam perhitungan biaya utang yang digunakan dalam WACC, dan terdapat cara-cara lainnya yang kurang nyata dimana kebijakan pajak mempengaruhi biaya modal.
·         Faktor yang Dapat Dikendalikan Peusahaan.
Kebijakan Struktur Modal.
Perhitungan WACC didasarkan pada tarif bunga setiap kompo-nen modal dengan komposisi struktur modalnya. Sehingga jika struktur modalnya berubah, maka biaya modalnya akan ber-ubah.
Kebijakan Dividen.
Penurunan ratio pembayaran dividend mungkin dapat menye-babkan biaya modal sendiri meningkat, sehingga MACC-nya naik.
Kebijakan Investasi.
Akibat dari kebijakan investasi akan membawa dampak yang  berrisiko. Besar kecilnya risiko inilah yang akan mempengaruhi biaya modal.
c.       Biaya modal rata-rata tertimbang : laba dari investasi baru dengan risiko rata-rata yang perusahaan harus harapkan untuk mempertahankan harga saham.
d.      Adjusted discount rate : net present value proyek jika dibiayai sendiri oleh ekuitas kepemilikan ditambah nilai sekarang dari semua manfaat dari pembiayaan
5)      Jelaskan
a.      Saham Biasa adalah sebuah piagam yang berisi aspek – aspek penting bagi perusahaan, termasuk hak dari pemilik saham dan hak khusus yang dimilikinya berkaitan dengan kepemilikan umum. 
Karakteristik Saham Biasa sebagai berikut:
• Hak suara pemegang saham, dapat memillih dewan komisaris
• Hak didahulukan, bila organisasi penerbit menerbitkan saham baru
• Tanggung jawab terbatas, pada jumlah yang diberikan saja
Kelebihan saham biasa adalah sebagai berikut :
1. Tidak ada kewajiban tetap untuk membayar dividen kepada pemegang saham biasa.
2. Saham biasa tidak memiliki jatuh tempo.
3. Saham biasa kurang beresiko bagi perusahaan apabila dibandingkan sumber pembiayaan lainnya baik saham preferen maupun hutang jangka panjang. Dari segi investor saham biasa memiliki tingkat resiko yang lebih tinggi karena sangat tergantung pada besarnya keuntungan sehingga investor akan meminta tingkat keuntungan yang lebih besar daripada tingkat keuntungan obligasi maupun saham preferen yang relatif kecil.
4. Memungkinkan untuk diversifikasi usaha, meningkatkan likuiditas, mendapat tambahan kas dan lebih mudah dalam mengukur nilai perusahaan.
5. Perusahaan semakin transparan dan semakin banyak pihak yang ikut mengamati kegiatan perusahaan karena dengan menjual sahamnya ke publik berarti perusahaan tersebut menjadi milik publik.
Sedangkan kelemahan saham biasa adalah sebagai berikut :
1. Dengan menjual saham biasa akan mengancam kendali yang dipegang pemegang saham mayoritas.
2. Menurunnya laba per lembar saham sebagai akibat bertambahnya jumlah lembar saham yang beredar.
3. Timbulnya Agency Problem yang meningkatkan Agency Costs karena adanya konflik antar kelompok seperti pemilik perusahaan, manajer atau pengelola usaha, dan karyawan
b.      Saham Preferen adalah saham yang memiliki kekhususan terutama dalam pembayaran deviden dan hak suara yang lebih bila dibandingkan dengan pemilik saham biasa. 
Saham Preferen memiliki karakteristik sebagai berikut:
• Memiliki berbagai tingkat, dapat diterbitkan dengan karakteristik yang berbeda
• Tagihan terhadap aktiva dan pendapatan, memiliki prioritas lebih tinggi dari saham biasa dalam hal pembagian dividen
• Dividen kumulatif, bila belum dibayarkan dari periode sebelumnya maka dapat dibayarkan pada periode berjalan dan lebih dahulu dari saham biasa
• Konvertibilitas, dapat ditukar menjadi saham biasa, bila kesepakatan antara pemegang saham dan organisasi penerbit terbentuk
Kelebihan saham preferen :
1. Bahwa pembayaran dividen atas saham preferen relative lebih fleksibel dibandingkan dengan bunga utang. 
2. Ketidak mampuan pembayaran dividen kepada pemegang saham preferen tidak berakibat terlalu buruk dibandingkan dengan ketidak mampuan membayar bunga utang yang dapat diancam kebangkrutan. 
3. Penggunaan saham preferen akan dapat meningkatkan degree of financial leverage. 
Kelemahan utama penggunaan saham preferen :
1. Biaya modal setelah pajak yang tinggi dibandingkan dengan biaya modal dari utang, karena dividen saham preferen dibayarkan setelah pajak atau tidak dapat dipergunakan sebagai pengurangan pajak. 
2. Sudut pandang investor adalah saham preferen tidak memiliki hak untuk memaksakan pembayaran dividen. 
c.       Obligasi adalah instrumen utang jangka panjang dalam kontrak surat obligasi dimana ada pihak yang mendapatkan bunga dan membayar kembali utang yang dilakukannya.
Karakteristik obligasi :
1.      Nilai obligasi (jumlah dana yang dipinjam)
2.      Jangka waktu obligasi
3.      Nilai prinsipal dan nominal rate obligasi
4.      Jadwal pembayaran obligasi
5.      Diterbitkan perusahaan atau pemerintah
Kelebihan obligasi :
1. Keuntungan menarik obligasi
Pemegang obligasi tidak mempunyai hak suara dalam kebijakan perusahaan sehingga tidak mempengaruhi manajemen.
2. Bunga obligasi mungkin lebih rendah dibanding deviden yang harus dibayarkan kepada pemegang saham.
3. Bunga merupakan biaya yang dibebankan pada perusahaan yang dapat mengurangi kewajiban pajak sedangkan deviden adalah pembagian laba yang tidak dapat dibebankan sebagai biaya.
kelemahan obligasi :
1. Bunga obligasi adalah beban tetap baik dalam keadaan perusahaan mendapat laba atau mengalami kerugian
2. Jika perusahaan tidak mampu membayar obligasi yang jatuh tempo, pemegang obligasi tetap mempunyai hak untuk menuntut pengembalian obligasi sedangkan pemegang saham tidak mempunyai hak demikian karena pemegang saham adalah pemilik perusahaan yang turut bertanggung jawab menanggung resiko kerugian perusagaan.


Rabu, 03 Desember 2014

KUIS BAB 6



                                                                “TUGAS MANAJEMEN KEUANGAN”

1)      Cara perusahaan memperoleh sumber dana yaitu :
·         Keluarga dan teman : Sumber pendanaan terbesar dalam pendanaan awal perusahaan adalah keluarga dan teman. Tentunya dengan promosi yang menarik, disajikan dalam bentuk presentasi dan proposal yang efektif dan efisien.
·         Koperasi : Meminjam dari koperasi ini jauh lebih mudah dibandingkan dengan meminjam dari bank, karena pinjaman koperasi adalah berbasis kepercayaan.
·         Bank : Pinjaman dari bank tidak mudah untuk kita dapatkan.  Perusahaan sebelumnya harus mempunyai surat izin usaha, mempunyai catatan keuangan yang rapih dan teratur dan tentu saja mempunyai aset fisik yang bisa dijadikan agunan.
·         Investor : dalam perusahaan investor adalah salah satu hal yang sangat penting untuk menunjang keuntungan maksimal yang diarih.
2)      Pasar keuangan adalah mekanisme pasar yang memungkinkan bagi seorang atau badan usaha untuk dengan mudah dapat melakukan transaksi penjualan dan pembelian dalam bentuk sekuritas keuangan (seperti saham dan obligasi).
Manajer keuangan perlu memahami pasar  keuangan karena, sebagaimana tugas manajer adalah sebagai pengelola, jika manajer tidak mengetahui seluk-beluk tentang pasar keuangan, kemungkinan juga bisa akan terjadi ketumpang-tindihan keuangan, kekeliruan, yang nantinya akan menurunkan pangkat si manajer tersebut sehingga sulit juga untuk mengembalikan kepercayaan kepada manajer jika suatu saat ada masalah tentang pengelolaannya.

3)      Arti istilah-istilah
a.       Pasar keuangan
-          Pasar uang : tempat diperdagngkannya dana-dana atau surat-surat berharga yang mempunyai jangka waktu jatuh tempo kurang dari satu tahun (jangka pendek).
-          Pasar modal : salah satu tempat bertemunya pembeli dan penjual , dan barang yang diperjual belikannya adalah modal.
b.      BAPEPAM-LK : sebuah lembaga dibawah kementrian keuangan Indonesia yang bertugas membina, mengatur, mengawasi kegiatan sehari-hari pasar modal serta merumuskan, melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis dibidang lembaga keuangan.
c.       Perusahaan Efek
-          Peminjam emisi : bank investasi, bank komersial, atau perusahaan pialang yang bekerja dengan emiten untuk menjual emisi baru.
-          Perantara pedagang efek : seringkali disebut juga Pialang saham atau broker dealer, adalah Pihak yang melakukan kegiatan usaha jual beli Efek untuk kepentingan sendiri atau pihak lain.
-          Manajer investasi : pihak yang kegiatan usahanya mengelola Portofolio Efek untuk para nasabah atau mengelola portofolio investasi kolektif untuk sekelompok nasabah, kecuali perusahaan asuransi, dana pensiun, dan bank yang melakukan sendiri kegiatan usahanya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku
d.      Lembaga penunjang pasar modal
-          Biro administrasi efek : pihak yang berdasarkan kontrak dengan emiten melakasanakan pencatatan pemilik efek dan pembagian hak yang berkaitan dengan efek.
-          Bank kustodian : suatu lembaga yang bertanggung jawab untuk mengamankan aset keuangan dari suatu perusahaan ataupun perorangan.
-          Wali amanat : pihak yang mewakili kepentingan pemegang efek yang bersifat hutang berdasarkan perjanjian antara bank umum dan emiten baik didalam maupun diluar pengadilan.
-          Pemeringkat efek : Perseroan Terbatas yang sahamnya per Desember 2006 tercatat dimiliki oleh 96 perusahaan domestik, yang terdiri dari dana pensiun, perbankan, asuransi, Bursa Efek Jakarta, Bursa Efek Surabaya dan perusahaan sekuriti.
e.      Profesi penunjang pasar modal
-          Akuntan : sebutan dan gelar profesional yang diberikan kepada seorang sarjana yang telah menempuh pendidikan di fakultas ekonomi jurusan akuntansi pada suatu universitas atau perguruan tinggi dan telah lulus Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk).
-          Notaris : sebuah profesi yang dapat dilacak balik ke abad ke 2-3 pada masa roma kuno, dimana mereka dikenal sebagai scribae, tabellius atau notarius. Pada masa itu, mereka adalah golongan orang yang mencatat pidato.
-          Konsultan hukum : pihak independen yang dipercaya karena keahliannya dan integritasnya untuk memberikan pendapat hukum secara independen mengenai emisi dan emiten atau pihak lain yang terkait dengan kegiatan pasar modal.
f.        Lembaga penyimpanan dan penyelesaian (KSEI) : pihak yang menyelenggarakan kegiatan kustodian sentral bagi bank kustodian, perusahaan efek, dan pihak lain.
g.       Emiten : Pihak yang melakukan Penawaran Umum, yaitu penawaran Efek yang dilakukan oleh Emiten untuk menjual Efek kepada masyarakat berdasarkan tata cara yang diatur dalam peraturan Undang-undang yang berlaku.
h.      Perusahaan publik : sahamnya dimiliki oleh lebih dari 100 orang pemegang saham dan mempunyai modal disetor sekurang-kurangnya Rp.2 miliar.
i.         Reksadana : wadah dan pola pengelolaan dana/modal bagi sekumpulan investor untuk berinvestasi dalam instrumen-instrumen investasi yang tersedia di Pasar dengan cara membeli unit penyertaan reksadana.
j.        Saham
-          Laba per saham : jumlah laba per setiap saham yang beredar dari saham perusahaan.
-          Capital gain : Suatu keuntungan atau laba yang diperoleh dari investasi surat berharga atau efek, seperti saham obligasi atau dalam bidang properti dimana nilainya melebihi harga pembelian.
-          Nilai nominal : nilai yang tertera pada uang.
-          Nilai pasar : nilai atau harga  jual sebuah barang jika barang tersebut dijual.
k.       Obligasi
-          Nilai pari : Nilai pari atau dalam bahasa Inggris disebut juga Par value, istilah ini digunaka dalam dunia keuangan dan akunting yang artinya "nilai yang ditetapkan" atau "nilai yang tampak".
-          Bunga : imbalan yang diterima dan/atau diperoleh pemegang Obligasi dalam bentuk bunga.
-          Kupon : kupon dalam dunia keuangan, adalah terkait dengan obligasi baik secara fisik (seperti dalam obligasi zaman dahulu dimana kupon tersebut dilekatkan pada obligasi) ataupun secara sistem elektronik.
4)      Hubungan antara pasar modal efisien dengan keputusan pendanaan yaitu sebagaimana pasar modal efisien sebagai pasar yang harga serkuitas-serkuitasnya sudah sangat relevan, otomatis jika informasi mengenai harga serkuitas sudah mendukung, maka keputusan pendanaan yang diambil akan semakin cepat, baik itu untuk pendanaan perusahaan dari dalam maupun dari luar, dan begitu sebaliknya. 

#QUOTESOFME (PART 2)

Silahkan disimpan bila Anda mau. Boleh juga dijadikan caption di instagram Anda. Untuk lockscreen hp juga bisa. Syaratnya satu, jangan ab...